Artikel Kebangkitan - Ayo Kerja 2016
Ayo Kerja
Negara ini sebenarnya tidak kekurangan orang pintar atau hebat, tetapi banyak diantara mereka yang merasa tidak digunakan dan memutuskan untuk bekerja di luar Negeri. Seperti halnya Bapak BJ Habibie yang dulu pernah merasa kepintarannya tidak dibutuhkan di Negeri ini dan pindah ke Jerman. Setelah pemimpin Negara ini mengetahui bahwa ia bisa sukses barulah Beliau dipanggil dan dijadikan wakil presiden. Banyak juga warga Negara ini yang sukses di Negara tetangga, cuma apakah mereka mau untuk kembali dan mengabdi kepada Negara?
Banyak juga lulusan sarjana di Negeri ini, tapi entah apa yang mereka cari, masih juga banyak diantara mereka yang masih menganggur. Masyarakat kita di didik untuk kerja keras saat masih jamannya penjajahan di Indonesia, tapi bukan berarti kita bekerja tidak di bayar, melainkan kita harus tetap semangat apapun pekerjaan kita. Mungkin masalah yang menyebabkan banyaknya Mahasiswa yang menganggur yaitu jenis pekerjaannya. “Masa lulusan S1 hanya jadi pegawai”, “kamu kuliah di pertanian? Jadi petani aja kenapa harus kuliah”. Itulah kata-kata yang sering kita jumpai dan sering keluar dari mahasiswa maupun masyarakat disekitar kita.
Kita sebagai generasi muda seharusnya lebih percaya diri, apapun pekerjaannya kita jalani saja kan masalah rezeki sudah ada yang ngatur. Kita seharusnya bisa membuktikan bahwa kita generasi muda bisa dan mampu untuk mewujudkan cita-cita Bangsa ini.
• Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia
• Memajukan kesejahteraan umum
• Mencerdaskan kehidupan bangsa
• Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial
Itulah cita-cita Bangsa ini yang harus kita sebagai generasi muda capai dan lakukan. Bapak Presiden kita Joko Widodo yang dalam kampanyenya membuat program revolusi mental, bukan mental kita yang harus semuanya rubah tetapi kita kembalikan lagi karakter bangsa ini yang telah hilang. Apalagi pada tahun 2014 pernah dilakukan uji coba kurikulum 2013 untuk semua sekolah di Indonesia dari sd, smp dan sma, tapi semua itu gagal dikarenakan banyak sekolahan yang belum siap untuk program tersebut. Di Kabupaten Karanganyar pun pernah diadakan program waktu belajar pukul 19.00-21.00 pada masa Bupati kita Bu Rina, tapi program tersebut juga gagal dilaksanakan oleh semua pelajar. Semua program sudah diberikan tetapi dukungan dari masyarakat sendiri yang masih kurang.
Seharusnya jika kita ingin Negara ini maju kita harus selalu mendukung apa progran pemerintahan, ingatlah semua program tersebut pasti akan ada manfaatnya untuk kita dan Bangsa ini. Coba bayangkan apabila program kurikulum 2013 tersebut berhasil, mungkin negara ini akan mempunyai pemuda yang bisa mandiri dan bertanggung jawab. Dan apabila program revolusi mental tersebut juga berhasil, pasti kejayaan negeri ini juga akan kembali seperti dulu kala. Kita tunggu saja aksi pemuda kita yang akan datang, apakah mampu membuat negara ini maju atau akan seperti ini yang biasa-biasa saja. Semua perlu diadakannya perubahan, agar apa yang di cita-citakan negeri ini tercapai. Marilah kita sebagai generasi muda dan masyarakat indonesia selalu mendukung dan mensuport program-program yang telah direncanakan oleh pemerintah kita. jayalah negeriku majulah bangsaku! Selamat berjuang generasi muda indonesia, mari kita tunjukkan bahwa kita bisa!!





0 Comments